Pembangunan Jalan di Tangerang Ditargetkan Rampung Tahun Ini

BANTENSIBER – Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang, menyebutkan bahwa beberapa proyek pembangunan dan perbaikan jalan ditargetkan akan rampung pada tahun 2023.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala DBMSDA Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah Effendi. Ia mengatakan bahwa untuk mengatasi kemacetan dan kerusakan jalan Bupati Tangerang membuat kebijakan.

“Untuk tahun ini dalam hal mengatasi kemacetan jalan dan kerusakan dengan kebijakan Bupati Tangerang adalah di wilayah Utara dan Selatan,” dikutip dari antara.

“Dan saat ini masih berlanjut adalah pembangunan jalan Jatimulya – Dadap, masih on progres dengan target selesai bulan September ini,” katanya pada Senin, 03 April 2023.

Tahun 2023 sampai 2024, lanjut Iwan, Pemkab Tangerang tengah fokus merancang target penyelesaian pembangunan jalan yang ada di wilayahnya tersebut, salah satunya yaitu penyelesaian perbaikan jalan di daerah Utara dan Selatan Kabupaten Tangerang.

Ia mencontohkan, seperti pembangunan wilayah selatan adalah pembangunan jalan Karawaci – Legok, Kelapa Dua. Dimana, untuk saat ini perbaikan infrastruktur sepanjang empat kilometer di lokasi tersebut telah dilakukan proses lelang.

“Dan untuk tahun ini akan dilakukan pembangunan dua sekmen. Kita sekarang sedang proses lelang sehingga 6 sampai 7 bulan ke depan ini bisa selesai dengan total anggaran Rp40 miliar,” katanya.

Iwan mengatakan, untuk pembangunan yang ditargetkan tahun ini adalah perbaikan jalan Balaraja – Ceplak, Ceplak – Kronjo, Ceplak – Pajamuran, dan Ceplak – Kresek dengan total panjang kurang lebih tiga sampai empat kilometer.

“Nanti perbaikan ini dilakukan betonisasi, dan dengan anggaran tiap jalannya berbeda. Ada yang nilainya Rp4,5 miliar, ada Rp3,5 miliar dan lain sebagainya, tapi yang tepat itu ada di LPSE. Dan pembangunan ini juga masih lelang,” terangnya.

Adapun untuk proses pembangunan lainnya seperti Plyover Cisauk saat ini masih terus berjalan, pihaknya berharap pada bulan Oktober 2023 bisa selesai.

“Progresnya sekitar 40 persenan, mudah-mudahan di Oktober – September 2023 bisa open trapic. Namun, nanti memang ada alih fungsi dulu,” tambahnya.

Sementara itu, untuk pembangunan Underpas Bitung sejauh ini masih dilakukan proses pembebasan lahan yang dilakukan pihaknya. Sehingga jika tahapan itu sudah selesai, maka pembangunan tersebut bisa dilaksanakan.

“Jadi insya Allah┬ábisa dilakukan pembangunan freon tes jalan pada bulan April atau Mei 2023,” tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *